Menyerah Hanya Untuk Jiwa-jiwa Yang Lemah
Waktu terus
berjalan , detik mengejar menit, menit mengejar jam, jam mengejar hari, hari
mengejar minggu, minggu mengejar bulan , bulan mengejar tahun dan tahun
mengejar kematian. Setiap dari kita
memiliki waktu yang sama 1 tahun dari kita adalah 12 bulan, 1 bulan dari kita
adalah 30 hari, 1 hari dari kita adalah 24 jam, 1 jam dari kita adalah 60
menit, 1 menit dari kita adalah 60 detik dan setiap detik yang kita jalani
tidak akan pernah kembali lagi. Kita bisa memutar jam dinding atau jam yang ada
di handphone kita kebelakang , namun tidak
berarti kita bisa mengulang kejadian yang telah terjadi, bahkan ketika
kita memutar jam itu kebelakang waktu tetap berjalan kedepan.
Munculnya Matahari
tiap pagi memberikan cahaya dan kehangatan kepada makhluk hidup yang ada di
Bumi. Cahaya dan kehangatan itu seakan berteriak kepada manusia ,bahwa setiap
harapan akan terwujud ketika kita ingin mewujudkannya. Mereka yang bersemangat
dalam mewujudkannya mendengar teriakan itu .Mereka yang pemalas tidak mendengar
teriakan itu. Kebanyakan dari kita masih terjebak dengan masalah,situasi tidak
mengenakan dan kondisi yang tidak kita kehendaki
. Masalah dan kondisi yang dialami oleh setiap manusia berbeda-beda namun
memiliki tujuan yang sama yaitu untuk membuat kita naik kelas dan naik tingkat
selanjutnya.
Masalah silih
berganti, itu sudah pasti, karena seleksi alam yang akan bicara , apakah kita kuat
untuk menjalaninya atau tersingkir olehnya. Setiap dari kita diberi kemampuan
khusus dalam menjalani kehidupannya, Tuhan Yang Maha Kuasa memberikannya kepada
kita supaya kita bisa kuat menjalani kehidupan ini. Jangan mudah menyerah hanya
karena keinginanmu tidak langsung dikanulkan atau tidak sesuai dengan apa yang
kamu inginkan. Ingat Seorang guru selalu diam dan mengawasi ketika muridnya
sedang mengerjakan ujian. Sama seperti Allah yang diam dan mengawasi ketika
hambanya sedang menjalani ujian. Ujian itu bagian dari seleksi apakah kamu
pantas untuk menjadi manusi yang kuat dan gigih.
Dunia memang
keras , tapi percayalah bahwa kamu lebih Tangguh dari dunia ini. Memang susah
melawan dunia ini bahkan kamu akan lebih sering kalah, yang terpenting adalah
kamu bangkit untuk berjuang melawan kerasnya dunia supaya kamu tahu jawaban
dari akhir bahwa kamula pemenengnya. Jangan menyerah, karena ketika kamu mulai
ada rasa menyerah disitu dunia tertawa atas perilakumu yang seperti pecundang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar